Cari Blog Ini
Senin, 28 Maret 2011
cara mengatasi insomnia
Selain faktor depresi, insomnia bisa juga akibat pengaruh minuman keras atau minuman yang banyak mengandung kafein, penggunaan obat tidur atau penenang dalam waktu lama, obat penurun tekanan darah tinggi golongan beta-blocker (seperti atenadol, madolol, dan propanodol).
TEH PALA
Mengatasi gangguan tidur tidak perlu ke dokter, apalagi mengonsumsi obat penenang. Dari ranah tanaman ada beberapa tanaman yang bisa didayakan untuk menyamankan tidur Anda. Weiss E.A. dalam Essential Oil Crops Chapter 7: Myristicaceae (1997) menyebut, senyawa aromatik myristicin, elimicin, dan safrole sebesar 2 - 18% yang terdapat pada biji dan bunga pala bersifat merangsang tidur berkhayal (halusigenik) dengan dosis kurang dan 5 g. Jangan banyak-banyak sebab bila mengonsumsi sekitar 8 g (setara dengan dua biji) pala, akan berubah sifat menjadi narkotik yang berbahaya, bahkan bisa merenggut nyawa.
Di beberapa negara Eropa, biji pala di gunakan dalam porsi sedikit sebagai bumbu masakan daging dan sup. Fulinya (kulit pembungkus biji pala) lebih disukai digunakan dalam penyedap masakan, acar, dan kecap. Minyak yang mudah menguap dari biji, fuli, kulit, kayu, daun, dan bunga hasil sarinya sebagai oleoresins sering digunakan dalam industri pengawetan minuman ringan sampai alkohol dan kosmetik.
Minyak pala secara luas digunakan sebagai bahan penyedap pada produk makanan dengan dosis yang dianjurkan sekitar 0,08%. Minyak ini memiliki kemampuan mematikan serangga (insektisidal), antijamur (fungisidal), dan antibakteri. Sebagai obat, pala berkhasiat sebagai bahan perangsang (stimulan), mengeluarkan angin (karminatif), menciutkan selaput lendir atau pori-pori (astrinjen), dan meng atasi lemah syahwat (afrodisiak).
Pala (Myristica fragrans Houtt) termasuk tumbuhan dari famili Myristicaceae (pala-palaan). Tumbuhan berbatang sedang dengan tinggi mencapai 18 m itu memiliki daun berbentuk bulat telur atau lonjong yang selalu hijau sepanjang tahun. Buahnya bulat berkulit kuning jika sudah tua, berdaging putih yang merupakan bahan manisan yang dikenal khas di Bogor. Bijinya berkulit tipis agak keras berwarna hitam kecokelatan yang dibungkus fuli berwarna merah padam. Isi bijinya putih, bila dikeringkan menjadi kecokelatan gelap dengan aroma khas mirip cengkih.
Pohon pala dapat tumbuh di daerah tropis pada ketinggian di bawah 700 m dari permukaan laut, beriklim lembab dan panas, curah hujan 2.000 - 3.500 mm tanpa mengalami periode musim kering secara nyata. Tanaman pala umumnya dibudidayakan di Kepulauan Maluku, khususnya Ambon dan Banda. Ditanam dalam skala kecil di kepulauan lainnya sekitar Banda, Manado, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Papua.
Per 100 g daging buah pala yang bisa dimakan kira-kira terkandung air 10 g, protein 7 g, lemak 33 g, minyak yang menguap dengan komponen utama mono terpene hydrocarbons (61 - 88% seperti alpha pinene, beta pinene, sabinene), asam monoterpenes (5 - 15%), aromatik eter (2 - 18% seperti myristicin, elemicin, safrole).
Sedangkan bunga pala dapat digunakan sebagai obat tidur dalam bentuk teh. Setiap 100 g bunga kira-kira mengandung air 16 g, lemak 22 g, minyak yang menguap 10 g, karbohidrat 48 g, fosfor 0,1 g, zat besi 13 mg. Warna merah dari fulinya adalah lycopene yang sama dengan warna merah pada tomat.
BIJI ADAS
Jika tiada pala, bolehlah mencoba biji adas. Tanaman yang yang memiliki nama ilmiah Foeniculum vulgare Miller ini termasuk keluarga Apiaceae (pegagan-pegaganan). Di Jawa dibudidayakan di daerah pegunungan seperti di Tengger yang buahnya dipanen sebagai bahan ramuan dengan kulit pulasari (Alyxia sp.) untuk memperbaiki aroma jamu dan bumbu penyedap masakan.
Adas termasuk tumbuhan perdu tahunan yang tingginya sampai 2 m. Batangnya beruas, berlubang, beralur dengan percabangan monopodial warna hijau keputihan. Daunnya majemuk, menyirip ganda, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 30 - 50 cm, lebar 15 - 25 cm, panjang pelepah 5 - 7 cm berwarna hijau muda sampai hijau.
Bunganya juga majemuk berbentuk payung, tumbuh di ujung batang, kelopak bentuk tabung, hijau, dan mahkota ada lima berwarna kuning. Buahnya berbentuk lonjong, beralur, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua hijau keabu-abuan.
Buahnya diketahui secara umum sebagai obat perangsang (stimulan), menguatkan lambung, peluruh dahak (ekspektoran), dan mengeluarkan angin (karminatif). Secara resmi telah digunakan pada industri farmasi. Di India daunnya digunakan sebagai obat peluruh kencing (diuretik), jus buahnya dapat memperbaiki penglihatan mata. Dalam pengobatan tradisional Cina, adas digunakan sebagai bahan obat radang lambung, hernia, gangguan pencernaan, luka usus, dan merangsang produksi susu (laktagoga). Di Jerman digunakan dalam pengobatan gangguan kejang akibat asam lambung dan peluruh dahak dalam bentuk sirup obat batuk anak-anak.
Menurut Bernath dkk. dalam journal of Essential Oil Research (1996) menyebutkan, buah adas mengandung minyak yang mudah menguap anetol di atas 70 - 80% pinen, fenchon, limonen, estragol, 14 - 22% protein, dan 12 - 18,5% lemak. Buahnya juga mengandung flavanoid dan stigmasterol sebagai antioksidan, antijamur, antibak ten, antivirus, dan bertindak sebagai penenang pada jaringan saraf yang berhubungan dengan kejiwaan (spasmolitik)
DAUN PENENANG
Di samping adas dan pala, terdapat putri malu yang bisa digunakan sebagai obat tradisional penderita insomnia. Tanaman dari keluarga Fabaceae (kacang-kacangan) ini memiliki sejumlah nama. Orang Jawa menyebutnya pis kucing, di Sunda dikenal sebagai jukud riyud, dan orang Papua memberi nama mat mat. Jenis ini mungkin berasal dari Amerika Selatan, tetapi telah menyebar ke daerah tropis lainnya termasuk Asia Tenggara.
Baik di Indonesia, Malaysia, maupun Thailand digunakan secara tradisional untuk pengobatan insomnia. Di Vietnam daunnya sebagai obat tradisional untuk penenang, sehingga dihargai sebagai obat tidur penderita insomnia. Di India dan Thailand rebusan seluruh bagian tanaman untuk pengobatan penderita kencing berdarah. Di Brunei rebusan akarnya diminum penderita asma dan murus atau mencret. Rebusan yang sama di India digunakan sebagai pengobatan gangguan kencing dan lemah syahwat (afrodisiak).
Englert dkk. dalam Planta Medica menyebutkan, tanaman putri malu mengandung senyawa yang sensitif, yakni momosine, sebuah asam amino hasil biosintetik turunan dari lysine. Senyawa itu bersifat racun bagi beberapa binatang seperti babi, kelinci, dan binatang memamah biak.
Hasil eksperimen dengan menyuntikkan 10% sari daunnya berpengaruh menurunkan tekanan darah pada anjing yang sekaligus sebagai penenang (sedatif), antiradang, tidak melekatnya pembuahan telur pada rahim (anti implantasi), dan antiradang rematik. Hasil tes pada tikus memperlihatkan bertambahnya waktu tidur. Dapat menurunkan kadar gula tikus-tikus dengan kadar gula tinggi (diabetes) setelah memberikan pakan dua jam dan jangka maksimum setelah enam jam menunjukkan gejala normal.
Nah, buat Yanto tinggal pilih, mau pakai pala, adas, atau putri malu. Semoga tidak uring-uringan lagi hanya karena pergelaran Piala Dunia Jerman 2006 sudah berakhir. Jika dulu begadang, sekarang bisa tidur nyenyak.
MERAMU OBAT KANTUK
Buah pala segar (sebuah, kira-kira 20 g) dikupas kulitnya, dicuci lalu diparut. Hasilnya diseduh dengan air panas 1/2 gelas dan campurkan madu sesendok makan, aduk, diminum saat hangat-hangat kuku. Ramuan tadi untuk sekali minum dan sehari bisa minum 1 - 2 kali.
Biji pala kering dengan ukuran 1/4 - 3/4-nya (2 - 4 g) ditumbuk halus, seduh air panas 1/2 gelas, campurkan madu secukupnya. Aduk dan minum selagi hangat. Ramuan untuk sekali minum dan sehari silakan minum 1 — 2 kali.
Bunga pala kering sebanyak 1/2 - 1 sendok teh diseduh air panas 1/2 gelas, campurhan madu secukupnya, aduk, lalu minum hangat-hangat. Ramuan untuk sekali minum dan sehari boleh minum 1 - 2 kali.
Biji adas 3/4 sendok dicuci, ditumbuk sampai halus, seduh dengan air 1/2 gelas, campur dengan sesendok makan madu, aduk dan minum hangat-hangat. Ramuan untuk sekali minum dan sehari silakan minum 1 - 2 kali.
Daun putri malu segar, kira-kira segenggam (25 - 50 g) direbus dengan air 1 liter sehingga tinggal 1/2-nya. Campurhan madu secukupnya. Ramuan itu untuk diminum dua kali.
Sumber : kompas.com
cara mengobati kanker dan tumor
1. Kunir putih (Curcuma mangga) 5 Rimpang
2. Daun Dewa 3 Lembar
3. Daun kumis kucing 5 Lembar
4. Daun imbaoo(cina) 3 Lembar
Cara membuat :
1. 5 rimpang kunir putih diiris tipis dikeringkan sinar matahari sampai kering betul, kemudian diblender atau ditumbuk halus, agar jadi bubuk halus
2. Daun dewa, kumis kucing, dan imbaoo dikeringkan lalu ditummbuk hingga menjadi bubuk.
3. Campuran dari langkah 1 dan 2 adalah obat kanker dan tumor yang mujarab
Pemakaian :
Bubuk tersebut diatas diambil 1 sendok makan lalu diseduh dengan air panas 1/2 gelas diminum 2 x sehari rutin
Niscaya penyakit tumor/kanker dapat disembuhkan sedikit demi sedikit. Jamu ini juga dapat mengobati maag, peradangan dan gangguan uterus.
Minggu, 27 Maret 2011
Memahami perasaan seseorang
Empati, apaan sih itu?
Berkaitan dengan tema kali ini, Memahami Orang Lain, yaitu bagaimana kita dapat memahami orang lain, perasaan mereka, permasalahan yang menimpa mereka. Inilah yang disebut empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Misalnya ketika teman kita sedang senang maka kita paham dan bisa merasakan kegembiraannya dan kita pun ikut tersenyum. Begitu pula ketika teman kita mengalami kesulitan atau sedan sedih karena kehilangan orang yang dicintainya maka kita bisa juga merasakan bagaimana perasaan kehilangan tersebut.
So…
Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Juli bisa bercerita dengan lancar pada Dini? kenapa pada Tina dia merasa cukup mengatakan mempuyai masalah keluarga? Padahal mereka sama-sama satu kelas.
Yang sering menjadi masalah adalah kita kurang dapat berempati pada orang lain. Kita sering merasa kalau kita sudah memahami orang lain tetapi sebenarnya kita hanya mengetahui tanpa pernah berusaha untuk mengerti.
Bagaimana bentuk empati itu sebenarnya?
Dalam ilustrasi di atas, Dini berusaha memahami dan mengerti perasaan Juli dengan tidak bertanya langsung apa yang menjadi permasalahan Juli. Berbeda dengan apa yang dilakukan Tina yang terang-terangan bertanya apa yang menjadi masalah Juli.
Bagaimana Juli menanggapi sikap keduanya?
Jawaban singkat padat tapi tidak menjelaskan apa-apa diterima Tina dari Juli. Sedangkan Dini menjadi tahu permasalahan yang sebenarnya karena dia mencoba memahami Juli bahwa Juli mempunyai masalah. Apapun masalah yang menimpanya, Dini hanya memahami Juli sebagai teman yang sedang membutuhkan orang lain untuk berbagi. Mencoba memahami dan mengerti perasaan orang lain. Sedang yang dilakukan Juli adalah salah satu bentuk simpati. Perbedaannya, simpati hanya mengetahui apa terjadi tidak disertai pemahaman dan merasakan bagaimana perasaan orang lain.
Pada dasarnya kita akan senang berada di sekitar orang yang mau dan bisa mengerti permasalahan yang sedang kita hadapi. Seseorang akan lebih mudah bercerita ketika dia merasa aman dengan orang yang akan mendengar ceritanya. Aman dalam artian cerita tersebut hanya untuk mereka berdua (just for us, katanya), bukannya menjadi konsumsi publik (rahasia umum). Apapun masalahnya.
Kenapa kita berempati buat apa gitu loh
Selain kita bisa memahami, mengerti perasaan orang lain, empati bisa menjadi latihan supaya kita bisa lebih pandai menyesuaikan diri secara emosional. Seseorang yang bisa memahami orang lain (berempati), akan lebih mudah diterima orang lain. Sikapnya yang apa adanya, tidak dibuat-buat membuat orang lain merasa nyaman dan tidak merasa kalau dirinya sedang dinilai. Walaupun baru kenal atau di lingkungan yang cenderung baru mereka lebih cepat diterima dan disenangi orang lain dibanding mereka yang kurang memahami perasaan orang lain.
Lebih mudah bergaul. Jika bisa menyesuaikan diri dengan mudah dengan lingkungan baru maka tentunya akan mempunyai banyak teman karena memang mempunyai teman idak menjadi hal yang sulit bagi mereka yang empatinya tinggi.
Lebih populer. Siapa yang tidak mau populer. Bukan berarti populer harus menjadi artis atau bintang ngetop seperti artis-artis Idol atau berbagai ajang pencarian bakat di televisi loo. Populer yang kita dapat karena kita tidak pernah tidak memperhatikan teman, dan lebih peka. Perlu diingat bahwa perhatian dan mengerti perasaan orang lain, masalah orang lain bukan berarti kita ikut campur dan turun tangan langsung dalam kehidupannya atau mengurusi masalah yang menimpanya. Jangan sampai karena terlalu perhatian malah membuat teman atau saudara kita jengah karena terlalu usil mengurusi hal-hal yang tidak perlu.
Apa yang bisa kita lakukan untuk teman kita?
Baca pesan nonverbal mereka (nada bicara, gerak gerik, ekspresi wajah). Orang sedang menangis jangan langsung ditanya ada masalah ya. Ada yang menanggapi dengan anggukan tapi tanpa sadar pertanyaan tersebut bisa membuat orang lain bertambah kesal. Sudah tahu ada masalah kok malah ditanyain ada masalah. Jika sudah mulai bicara dengan nada tinggi berarti orang tersebut memang sudah berada di titik tinggi kemarahannya. Yang jelas dari sikap atau gesturenya pasti suda terlihat.
Imbangi bahasa tubuh dan ekspresi wajah mereka. Bukan berarti kita ikutan marah-marah dan senewen jika teman kita sedang marah karena tidak bisa mengejar deadline tugasnya. Kita bisa bersikap lunak dan lebih lembut menghadapi orang yang sedang marah. Begitu pula saat teman kita sedang sedih kita juga bukan berarti harus ikut menangis. Setelah bisa mengimbangi bahasa tubuh mereka maka selanjutnya beri isyarat bahwa kita memahami pesan mereka, bisa mengangguk, tersenyum tergantung masing-masing orang.
Yang terakhir dengarkan mereka dengan penuh perhatian. Ini bagian paling sulit. Terkadang kita mendengarkan dan hanya mendengarkan tanpa bisa mengerti apa yang dikatakan teman kita. Mengapa bisa demikian? Kita sering tidak bisa fokus dengan masalah yang dihadapi orang lain. Selain itu mendengarkan adalah pekerjaan sulit karena kita pada umumnya jarang mau berfungsi sebagai telinga. Intinya kita harus fokus pada teman kita yang sedang curhat. Biasanya orang bisa lebih terbuka saat mereka telah menemukan orang yang benar-benar bersedia mendengarkan ”cerita” mereka.
http://google.com
Kamis, 10 Februari 2011
Link-link di Ilmuphotoshop yang mungkin berguna
Banyak yang minta kesaya untuk dibikinin tutorial dari Teori terus baru masuk ke tutorialnya.. padahal saya udah bikin itu sebelum saya bikin tutorial aplikasi.
Ketauan pada males nyari yah.. tinggal nyari di web ilmuphotoshop aja pada males.. apalagi disuruh nulis tutorial :P … hehehe..
Ternyata gak kerasa saya udah posting banyak banget tutorial photoshop .. Ini saya sudah rangkum jadi satu halaman..
Yang udah langganan tutorial lewat email, postingan ini akan nyampe juga kok nanti ke email.. jadi kalo nyari tutorial yang dibutuhin gak susah..
Artikel Link-link di Ilmuphotoshop yang mungkin berguna ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials
Sabtu, 08 Januari 2011
kewajiban muslim
Pada saat kita mendengar kata Kewajiban muslim, maka yang tergambar dalam fikiran kebanyakan orang adalah Sholat, Zakat, Puasa dan Haji. Padahal kewajiban Muslim yang terebut dalam Al Qur'an tidak hanya Sholat, Zakat, Puasa dan Haji saja, namun masih banyak lagi. Allah memberi tahukan kewajiban Muslim secara tegas dengan redaksi kata WAJIB dengan berbagai bentuknya, seperti diwajibkan, kewajiban, menjadi kewajiban dan lainnya. Berikut kewajiban yang tercantum dalam Al Qur'an adalah:
1. Sholat, Amar makruf Nahi Munkar dan sabar ( QS.31:17)
2. Zakat (QS.9:60)
3. Puasa (QS.2: 183)
4. Haji ( QS.3:97)
5. Berwasiat bagi orang yang meninggalkan banyak harta (QS.2:180)
6. Membayar Fidyah Haji ( QS.2: 196)
7. Ayah/suami memberi makan,pakaian kepada para ibu/istri (keluarga) QS.2:233
8. Suami memberi mut'ah ke isitri yang dicerai (QS.2:241)
9. Menyampaikan ayat-ayat Allah (QS.3:20)
10.Memberi mahar ( QS.4:24)
11.Mengingatkan untuk Taqwa (QS.6:69)
12.Memberi pertolongan untuk pembelaan agama Allah (QS.8:72)
13. Qishos ( QS.2:178)
14.Membayar puasa Ramadhan yang ditinggalkan dan Fidyah (QS.2:184)
15.Berperang membela agama Allah (QS.2: 216)
16.Menjalankan hukum-hukum Allah (QS.24:1)
17.Berbuat Baik kepada kedua orangtua QS.29:8)
18.Membayar kafarat dzihar istri (QS.58:3-4), dan lain-lain.
MEMBANGUN KEKUATAN DIRI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN HIDUP
Kehidupan makin hari makin dirasakan banyak orang makin tidak menentu. Berbagai bentuk ketidakpastian terjadi, seperti ketidakpastian hukum, ketidakpastian jaminan keamanan, ketidak pastian ekonomi dan ketidak pastian hidup. Ketakutan demi ketakutan dialami bukan hanya oleh rakyat biasa yang kehidupannya susah, tapi juga orang-orang yang hidup serba memadahi. Tuhan memberikan jalan keluar bagi hambaNya dalam membangun kekekuatan diri dan masyarakatnya untuk menghadapi ketidakpastian kehidupan yang tertuang dalam Al Qur’an (17)/Bani Israil: 78-85, sebagai berikut :
1. Mendirikan sholat 5 waktu dengan konsisten
2. Mendirikan sholat tahajjud untuk menaikkan derajat dirinya.
3. Berdoa : Memohon agar saat masuk ( awal) dan keluar (akhir) melaksanakan ibadah dengan benar (ikhlas) dan mohon kekuasaan yang menolong untuk itu
4. Berkeyakinan bahwa yang benar pasti datang dan yang bathil pasti lenyap
5. Menjadikan Al Quran sebagai penawar dan rahmat
6. Bila mendapat kesenangan tidak sombong tapi bersyukur, bila mendapat kesulitan tidak putus asa tapi terus berharap kepada Nya
7. Setiap orang berbuat sesuai dengan tabiat/ karakter dan lingkungannya, maka bebruatlah pada jalan yang benar
8. Menyadari bahwa hal-hal yang terkait dengan roh/jiwa (watak/ karakter) yang tahu persis adalah Allah, maka memohonlah selalu agar dikaruniai karakter diri yang baik.
FIGUR TELADAN
Manusia adalah makhluk sosial yang memiliki saling ketergantungan satu sama lain. Ketergantungan seseorang pada orang lain bukan saja pada kegiatan dan hal-hal yang bersifat material, tetapi juga pada sikap dan perilaku. Orang-orang yang mengambil sikap/perilaku orang lain berarti ia telah mengikuti atau mencontoh sikap atau tindakan orang tersebut. Orang-orang yang bisa menjadi contoh banyak orang adalah figur Teladan. Sebaliknya mereka yang memiliki sikap dan perilaku yang buruk tidak bisa dijadikan sebagai figur teladan. Firman Allah SWT dalam Al Qur’an QS.68: 8-16 memberikan gambaran bahwa Figur Teladan adalah orang-orang yang terbebas dari sikap, perilaku dan perbuatan berikut (1) mendustakan ayat-ayat Allah (2) bersikap kasar (3) mudah sekali bersumpah atau berjanji (4) melakukan perbuatan yang hina dengan sengaja (5) mudah sekali mencela (6) suka menyebar fitnah (7) Enggan atau sedikit berbuat baik (8) suka berlebihan atau melampui batas (9) sering melakukan dosa dengan sengaja (10) bersikap kaku dan kasar (11) sering berbuat jahat dengan harta dan anak-anak;anak buah/pengikut-pengikutnya (12) Sering meremehkan nasehat atau merendahkan ayat-ayat Allah SWT.
Apakah kita sebagai orangtua, kakak, guru, atasan/ pimpinan atau jabatan profesi lainnya telah menjadi figur teladan bagi anak-anaknya, adik-adiknya, anak didiknya, anak buah/bawahannya atau rekan sekerja, tetangga dan orang-orang lainnya ? Mudah-mudahan sudah atau minimal sedang menuju ke sana.
BISNIS YANG MENYELAMATKAN DAN TIDAK MERUGI: Setiap orang mengehndaki usaha/ bisnisnya menguntungkan. Di zaman sahabat sebagaian besar menjalani kehidupannya dengan berbisnis atau bernaiaga dan semua berhasil. Bila bisnis Anda mau berhasil, menyelamatkan dari azab dan tidak merugi maka BISNIS Anda harus dibingkai dengan 5 hal: (1).Beriman kepada Allah dan RasulNya, (2) Berjihad di jalan Allah dengan harta dan Jiwamu, (3).Selalu membaca Kitabullah (ALQUR'AN), (4). Selalu menegakkan sholat dan (5) Selalu menafkahkan sebagian dari rizkinya secara sembunyi/terang-terangan. ( QS.61: 11 dan QS.35: 29-30).(khaerudin,02/08/2010)
Bentuk keimanannya kepada Allah dan rasul diantaranya: kejujuran karena Allah maha melihat dan mengawasi baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Menjalankan bisnisnya sesuai dengan kaidah yang pernah dicontohkan Nabi, seperti menunjukkan kelemahan barang, menjual barang-barang berkualitas baik. Berjihad dalam arti kesungguhan dn menjalankan bisnisnya dan siap berkorban (untuk sesama) baik harta maupun jiwanya. Selalu membaca Alqur'an, menjalankan sholat dan menafkahkan sebagian rizki secara sembunyi mapun terang-terangan baik saat keadaan senang atau susah dan saat keadaan sendiri atau ramai banyak orang.
ORANG YANG DIMULIAKAN ALLAH SWT: Firman Allah QS.25 ( Al Furqon): 63-75, menyebutkan bahwa sifat orang-orang yang akan dimuliakan Allah, adalah: (1). TIDAK ( menyekutukan Tuhan/syirik; membunuh tanpa alasan yang benar; berzina; memberikan kesaksian palsu; berdusta ); (2). Rendah hati; (3). Berkata-kata yang baik meskipun kepada orang-orang bodoh (jahil) atau mengolok-olokmu; (3). Berdoa meminta dijauhkan dari siksa neraka Jahannam; (4). Membelanjakan hartanya tidak berlebihan atau kikir tetapi pertengahan; (5). Bertobat, beriman dan beramal sholeh bila telah melakukan dosa; (6). Menjaga kehormatan diri; (7). Mau mendengar peringatan Allah; (8). Berdoa untuk menjadi pemimpin bagi orang-orang yang Taqwa; (9). Sabar dan (10). Menjaga ibadah-ibadah ( wajib dan sunah) nya
Pernahkan Anda dimuliakan oleh sesama, atasan atau staf Anda? Lalu perasaan apa yang timbul di hati Anda? Ya, hampir dapat dipastikan jawabanya adalah senang sekali, karena secara fitrah setiap orang membutuhkan hal tersebut. Apa yang telah Anda lakukan sehingga teman, atasan atau staf memuliakan Anda ?. Jagalah dan tingkatkanlah apa yang telah dilakukan, agar orang-orang tetap memuliakan Anda. Lebih berbahagia lagi kalau Allah memuliakan kita, bukankah begitu ? Apabila ke 9 sifat di atas telah dimiliki dengan baik oleh seseorang maka ia akan mendapatkan kemuliaan dari Allah dan kemuliaan manusia sekaligus.
12 HAL PERHATIAN KITA: 3 MENYELAMATKAN (1). Adil ketika marah atau gembira, (2).Sederhana dalam keadaan miskin atau kaya, (3).Takut kepada Allah di waktu sepi(sendiri) atau ramai(banyak orang); 3 MENINGGIKAN DERAJAT: (1). Menyebarkan salam,(2). Memberi sedekah (makanan,uang atau lainnya), (3) Mengerjakan sholat malam saat orang lain tidur; 3 MENGHAPUS DOSA : (1).(diam di masjid) Menanti 2 waktu sholat, (2). Meratakan air wudhu pada temapt yang tidak disukai karena dingin atau sakit, (3).Berjalan menuju sholat berjamaah; 3 MERUSAK: (1).Sifat kikir, (2).Mengikuti hawa nafsu, (3). Ujub (kagum dengan diri sendiri). HR. Tabrani. Hadist: Hasan.
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.(QS. 30:41). Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya tindakan orang-orang yang membuat kerusakan. (QS. 10:81)
Dan apabila ia berpaling dari mukamu, ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan. (QS. 2:205)
Dan berbuat baiklah kepada orang lain, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 28:77)
Banyaknya bencana alam, bukan tanpa sebab. Tindakan perusakan alam,darat, laut dan udara menyebabkan keseimbangan alam labil akibatnya berbagai bencana alam tak terhindarkan.
Dan carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat dan janganlah kamu melupakan kebahagiaanmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu bernuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan ( QS.28. Al Qashash: 77). Pentingnya kesimbangan antara mencari kenikmatan dunia dan akhirat. Banyak orang asyik dengan mencari kenikmatan duniawi dengan mengabaikan kenikmatan akhirat. Sebaliknya banyak orang yang semangat mencari kenikmatan akhirat dan meninggalkan kenikmatan duniawi. Mereka meninggalkan tanggung jawabnya terhadap keluarga.
Dan barang siapa mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata. Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah golongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri dan mereka tidak dapat membahayakan sedikitpun kepadamu. ( QS.4. An-Nisa: 112-113). Dalam kehidupan sering kita temui Penguasa yang melakukan kejahatan, sedangkan rakyat yang tertuduh dan dipenjarakan. Mereka memaksa tertuduh untuk mengaku apa yang tidak dia lakukan dan skenario kebohonganpun diberlakukan. Setelah Allah buka niat mereka lalu dikatakan salah tangkap atau tidak ada bukti sama sekali oleh Pengadilan.
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rizki yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan Makhluk yang telah Kami ciptakan ( QS.17. Al Isro: 70 ). Pernyataan Allah bahwa manusia adalah mahluk yang paling sempurna diantara ciptaan Allah SWT
Barang siapa kinerjanya pada hari ini lebih baik dari kemarin, mereka termasuk orang yang beruntung, barang siapa kinerja pada hari ini sama dengan hari kemarin, mereka termasuk orang yang merugi dan barang siapa kinerjanya hari ini lebih buruk dari hari kemarin, mereka termasuk orang yang tercela ( HR.Hakiem ).Tahun Baru Hijriah 1431 H hendaknya menjadi evalusi diri, apakah tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu ? Jawaban ada pada diri sendiri.
Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: " Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpun aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat ?." Allah berfirman : " Demikianlah, telah datang ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) hari ini kamupun dilupakan.." ( QS.20: 124-126 )
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.( QS.17: 16)
Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu.( QS.17: 38 ).
Ayat ini terkait dengan ayat lain QS.17: 22,23,26,29,31,32,33,34dan36 )
Ayat ini bertepatan dengan waktu terjadinya Gempa di Sumatera Barat pada pukul 17.16 Gempa 1= 7,6 SR) dan pukul 17.38 gempa ke 2 = 7,3 SR )
Jumat, 17 Desember 2010
Perkembangan Novel Indonesia
Ketika kita membahas masalah perkembangan sastra Indonesia, bayangan kita seringkali tertuju pada angkatan-angkatan sastra Indonesia, seperti angkatan 1920-an atau disebut juga angkatan Balai Pustaka; angkatan 1933, yang disebut juga angkatan Pujangga Baru; angkatan 1945 yang disebut angkatan Pendobrak, dan angakatn 1966 atau disebut juga angkatan Orde Lama.
Angkatan 1920-an identik dengan novel Marah Rusli berjudul Siti Nurbaya; angkatan 1933 dengan tokoh sastrawannya Sutan Takdir Alisahbana (dalam bidang prosa) dan Amir Hamzah (bidang puisi). Angjatan 1945 dengan tokoh sentralnya, Chairil Anwar dengan puisi-puisinya yang sangat monumental berjudul Aku. Angkatan 1966 dengan tokoh centralnya Dr. Taufik Ismail dengan kumpulan puisinya berjudul Tirani dan Benteng.
Pembagian angkatan seperti itu dikemukakan oleh Hans Bague Jassin (H.B. Jassin), seorang ahli sastra Indonesia yang sering disebut-sebut sebagai Paus Sastra Indonesia. Tentu boleh-boleh saja kita setuju dengan pembagian seperti itu, apalagi memang kepakaran H.B. Jassin dalam mengapresiasi sastra Indonesia cukup mumpuni. Tetapi yang lebih penting kita ketahui adalah bahwa sastra Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan.
Menarik untuk diperhatikan bahwa perkembangan sastra Indonesia berbanding lurus dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan formal, dimulai tahun 1900-an, yaitu ketika penjajah Belanda membolehkan bangsa boemi poetra (sebutan untuk orang Indonesia oleh Belanda) memasuki pendidikan formal. Tentu saja pendidikan formal saat itu adalah milik penjajah Belanda.
Karena genre sastra terdiri dari tiga bentuk (yaitu puisi, prosa, dan drama), maka ada baiknya kita menganalisis perkembangan genre sastra ini dari tiga bentuk itu. Dengan demikian, dalam pembelajaran ini Anda akan menganalisis perkembangan puisi, prosa, dan drama dalam lingkup sastra Indonesia.
Seiring dengan perkembangan puisi, prosa Indonesia pun berkembang pula. Seperti puisi, prosa pun mengenal prosa lama dan prosa baru atau prosa modern. Prosa lama bersifat anonim; dengan penjenisannya meliputi dongeng, hikayat, fabel, sage. Sedangkan prosa baru, dengan diukur dari panjang pendeknya, meliputi cerpen, novelet, dan novel/roman.
Prosa Indonesia baru pun mulai muncul tahun 1920-an, dengan ditandai munculnya novel monumental berjudul Siti Nurbaya, buah karya Marah Rusli. Lalu zaman Pujangga Baru muncul pula Sutan Takdir Alisjahbana dengan roman berjdul Layar Terkembang. Lalu, menjelang kemerdekaan muncul Armiyn Pane yang menulis novel Belenggu yang dianggap novel modern pada zamannya.
Tahun 1945 perlu dicatat nama Idrus sebagai prosaic cerpen. Buku kumpulan cerpennya Dari Ave Maria ke Jalan Lain Ke Roma menjadi buku yang cukup terkenal. Selain itu juga novel singkat yang digarap dengan nada humor berjudul Aki.
Tahun 1949 muncul novel karya Achdiat Karta Miharja berjudul Atheis. Atheis termasuk novel yang cukup berhasil karena hamir semua unsurnya menonjol dan menarik unuk dibaca. Dengan mengambil latar Pasundan berhasil mengangkat sebuah tema terkikisnya sebuah kepercayaan keagamaan. Hasan, tokoh utama dalam novel ini, adalah orang yang 180 derajat berbalik dari taat beragama tiba-tiba menjadi seorang yang atheis karena pengaruh pergaulannya dengan Rusli dan Anwar yang memang berpaham komunis.
Tahun 1955 muncul cerpen yang sangat terkenal, berjudul Robohnya Surau Kami, buah karya Ali Akbar Navis (lebih dikenal dengan A.A. Navis). Cerpen ini sarat dengan kritik sosial menyangkut kesalahan orang dalam menganut agama. Navis nambapknya ingin mendobrak paham keagamaan masyarakat Indonesia yang mengira beribadah hanyalah sekedar melaksanakan shalat, puasa, atau mengaji Quran; sedangkan kegiatan lain di luar ibdah formal, sepertimencari nafkah, peduli pada sesama dan alam dibaikan. Lewat tokoh Haji Shaleh yang tiba-tiba masuk neraka karena ulahnya di dunia yang mengabaikan kepentingan keluarga.
Tahun 1968 muncul novel berjudul Merahnya Merah, garapan Iwan Simatupang, sebuah novel yang cukup absurd, terutama dalam hal gaya bercerita. Namun demikian, novel ini banyak memperoleh pujian dan sorotan para kritikus sastra, baik dalam maupun luar negeri.
Tahun 1975 nuncul novel Harimau! Harimau!, buah karya Mochtar Lubis, menceritakan tentang tujuh orang pencari damar yang berada di tengah sutan selama seminggu. Mereka adalah Pak Haji, Wak Katok, Sutan, Talib, Buyung, Sanip dan Pak Balam. Di tengah hutan itu mereka berhadapan dengan seekor harimau yang tengah mencari mangsa. Empat orang di antara tujuh orang itu (Pak Balam, Sutan, Talib, dan Pak Haji). Kecuali Pak Haji yang meinggal karena tertembak senapan Wak Katok, tiga yang lalinnya meninggal karena diterkam Harimau.
Haimau! Harimau! Sarat dengan pesan moral, yaitu bahwa setiap manusia harus mengakui dosanya agar terbebas dari bayang-bayang ketakutan. Pak Balam, orang yang pertama terluka karena diterkam harimau, mengakkui dosa-dosanya di masa muda, dan menyuruh para pendamar yang lain juga mengakui dosa-dosanya. Semua memang mengakui, hanya Wak Katok yang enggan mengakuinya.
Tahun 1982, muncul novel Ronggeng Dukuh Paruk, karya Ahmad Tohari, sebuah novel yang berhasil mendeskripsikan adat orang Jawa, khususnya Cilacap.
Tahun 1990, Ramadhan K.H. menulis novel berjudul Ladang Perminus, sebuah novel yang mengisahkan tentang korupsi di tubuh Perusahaan Minyak Nusantara (Perminus). Novel ini seolah-olah menelanjangi tindakan korupsi di tubuh Pertamina, sebagai perusahaan pertambanyak minyak nasional.
Dan novel paling mutakhir adalah Saman, 1998, karya Ayu Utami. Ayu Utami termasuk novelis yang membawa pembaharuan dalam perkembangan novel Indonesia. Dalam Saman, Ayu Utami tidak sungkan-sungkan membahas masalah seks, sesuatu yang di Indonesia dianggap kurang sopan untuk diungkap. Tapi mungkin zamannya sudah berubah, kini masalah sesks sudah bukan merupakan hal yang tabu untuk diungkapkan. Ironis, bahwa yang mengungkap secara detail dan sedikit jorok dalam nobvel ini adalah justru seorang wanita, Ayu Utami.
Dan untuk tahun 2000-an ini, tepatnya tahun 2003 yang baru silam, telah terbit novel termuda, dari penulis termuda pula yang menulis novel berjudul Area X, sebuah novel futurisktik tentang Indonesia tahun 2048, mengenai deribonucleic acid dan makhlluk ruang angkasa. Novel ini ditulis oleh Eliza Vitri Handayani, seorang siswi kelas 2 SMA Nusantara Magelang, sebuah SMA favorit di Indonesia.
Begitulah perkembangan genre sastra prosa di Indonesia.
Novel merupakan salah satu karya sastra yang tidak asing lagi bagi kita. Sejarahnya, novel hadir sebagai alat untuk merepresentatifkan kehidupan manusia yang tertuang dalam karya fiksi. Lalu yang jadi pertanyaan adalah bagaimana perkembangan novel dari masa ke masa, terutama novel Indonesia.
Ketika kita membahas masalah perkembangan sastra Indonesia, bayangan kita seringkali tertuju pada angkatan-angkatan sastra Indonesia, seperti angkatan 1920-an atau disebut juga angkatan Balai Pustaka; angkatan 1933, yang disebut juga angkatan Pujangga Baru; angkatan 1945 yang disebut angkatan Pendobrak, dan angakatn 1966 atau disebut juga angkatan Orde Lama.
Angkatan 1920-an identik dengan novel Marah Rusli berjudul Siti Nurbaya; angkatan 1933 dengan tokoh sastrawannya Sutan Takdir Alisahbana (dalam bidang prosa) dan Amir Hamzah (bidang puisi). Angjatan 1945 dengan tokoh sentralnya, Chairil Anwar dengan puisi-puisinya yang sangat monumental berjudul Aku. Angkatan 1966 dengan tokoh centralnya Dr. Taufik Ismail dengan kumpulan puisinya berjudul Tirani dan Benteng.
Pembagian angkatan seperti itu dikemukakan oleh Hans Bague Jassin (H.B. Jassin), seorang ahli sastra Indonesia yang sering disebut-sebut sebagai Paus Sastra Indonesia. Tentu boleh-boleh saja kita setuju dengan pembagian seperti itu, apalagi memang kepakaran H.B. Jassin dalam mengapresiasi sastra Indonesia cukup mumpuni. Tetapi yang lebih penting kita ketahui adalah bahwa sastra Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan.
Menarik untuk diperhatikan bahwa perkembangan sastra Indonesia berbanding lurus dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan formal, dimulai tahun 1900-an, yaitu ketika penjajah Belanda membolehkan bangsa boemi poetra (sebutan untuk orang Indonesia oleh Belanda) memasuki pendidikan formal. Tentu saja pendidikan formal saat itu adalah milik penjajah Belanda.
Karena genre sastra terdiri dari tiga bentuk (yaitu puisi, prosa, dan drama), maka ada baiknya kita menganalisis perkembangan genre sastra ini dari tiga bentuk itu. Dengan demikian, dalam pembelajaran ini Anda akan menganalisis perkembangan puisi, prosa, dan drama dalam lingkup sastra Indonesia.
Dari masa ke masa
Pada pertengahan abad ke-19, Abdullah bin Abdulkadir Munsyi telah meletakkan dasar-dasar penulisan prosa dengan teknik bercerita yang disandarkan pada pengumpulan data historis yang bertumpu pada lawatan-lawatan biografls. Akan tetapi, karya prosa yang diakui menjadi karya pertama yang memenuhi unsur-unusr struktur sebuah novel modern baru benar-benar muncul di awal abad ke-20. Novel yang dimaksud adalah novel karya Mas Marco Kartodikromo dan Merari Siregar. Sementara itu, tahun 1920 dianggap sebagai tahun lahirnya kesusastraan Nasional dengan ditandai lahirnya novel Azab dan Sengsara. Pada masa awal abad ke-20, begitu banyak novel yang memiliki unsur wama lokal. Novel-novel tersebut, antara lain Salah Asuhan, Siti Nurbaya, Sengsara Membawa Nikmat, Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, Kalau Tak Untung, Harimau! Harimau!, Pergolakan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sementara itu, novel Belenggu karya Armjn Pane, hingga saat ini lazim dikatakan sebagai tonggak munculnya novel modern di Indonesia.
Dari waktu ke waktu, novel terus mengalami perkembangan. Masing-masing novel tersebut mewakili semangat dari setiap zaman di mana novel itu muncul. Di awal tahun 2000 muncul jenis novel yang dikatakan sebagai chicklit, teenlit,dan metropop. Ketiga jenis tersebut sempat dianggap sebagai karya yang tidak layak disejajarkan dengan karya sastra pendahulu mereka oleh kelompok-kelompok tertentu. Di antara karya-karya tersebut yang tergolong ke dalam jajaran best seller, antara lain Cintapuccino karya Icha Rahmanti, Eiffel I’m In Love karya Rahma Arunita, Jomblo karya Aditya Mulya, dan lain sebagainya. Akan tetapi, walau bagaimana pun juga, seperti yang telah dikemukakan di awal, setiap karya sastra mewakili zaman tertentu. Begitu juga dengan karya-karya tersebut yang kini berdampingan kemunculannya bersama Supernova karya Dee, Dadaisme karya Dewi Sartika, Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, 5 cm karya Donny Dhirgantoro, dan novel-novel terbaru lainnya yang memiliki kekuatan serta pembaca sasaran masing-masing.
Sebelum Balai Pustaka
Lalu, bagaimana perkembangan novel Indonesia Sebelum Balai Pustaka? sebelum berdirinya Balai Pustaka, tahun 1917. Sejauh kepustakaan yang dapat dirunut, terbukti belum pernah ada ahli atau -pengamat kesusastraan Indonesia yang berusaha mengungkap khazanah kesusastraan sebelum Balai Pustaka tersebut, secara menyeluruh dan khusus. Seandainya pun pernah ada yang melakukan, rata-rata terbatas pada topik-topik yang sangat spesifik. Dalam hubungan ini pantas disebut, misalnya, penelitian yang lebih dari memadai yang pernah dilakukan oleh Claudine Salmon, berjudul Literature in Malay bz the Chinese of Indonesia: A Provisional Annotated Bibliography (1981), atau yang dilakukan oleh no Joe Lan dengan bukunya Sastera
Indonesia-Tionghoa, atau seperti juga yang dilakukan oleh John B. Kwee dengan disertasinya berjudul Chinese Maley Literature of the Peranakan Chinese in Indonesia 1880-1942 (1977). Ketiga peneliti tersebut jelas sekali hanya mengkhususkan pembicaraannya pada khazanah kesusastrann yang ditulis oleh pengarang Peranakan Cina.
Peneliti lain yang pernah mencoba menunjukkan khazanah kesusastraan Indonesia dari sisi yang lain hampir-hampir belum pernah ada, dan masih sangat sedikit, Dari yang sedikit ini, tampak hanya Pramoedya Ananta Toer yang cukup mempunyai perhatian, khususnya dalam mengungkap khazanah novel sebelum Balai Pustaka yang ditulis oleh pribumi atau peranakan Eropa. Dua buah buku Pramoedya yang masing-masing berjudul Tempo Doeloe (19E2) dan Sang Pemu1a (19P5), menunjukkan perhatiannya itu.
Dalam hubungan ini perlu di jelaskan sedikit bahwa sebenarnya ada beberapa ahli yang mempunyai cukup perhatian mengenai khazanah kesusastraan Indonesia sebelum Balai Pustaka yang melihat tidak hanya sesisi saja. Hanya sayang sekali, para ahli tersebut agaknya belum melakukan penelitian yang mendalam, sehingga mereka pada umumnya hanya dapat menuliskannya dalam bentuk artikel kecil di sebuah majalah. Di antara para ahli yang sedemikian itu, dapat disebutkan disini misalnya C.W. Watson dalam “Some Preliminary
Remarks on the Antecedents of Modern Indonesian Literature” (dalam Bra, 1971), W.Q. Sykorsky dalam “Some Additional Remarks on the Antecedents of Modern Indonesian literature” 1980), dan beberapa tulisan Jakob Sumardjo yang tersebar di berbagai penerbitan.
Penelitian ini setidaknya ingin melengkapi atau ingin mengungkap khazanah kesusastraan Indonesia sebelum Balai Pustaka itu, secara menyeluruh dan 1engkap, yang tentu saja bertolak dari data-data yang berhasil diperoleh dan di temukan selama dilangsungkannya penelitian yang enam bulan ini.
Novel Modern
Ada perkembangan menarik dalam penulisan novel di negeri ini. Bukan saja masalah berapa ratus judul per bulan jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lampau, melainkan juga apa yang novel-novel tersebut kisahkan. Ada berbagai tema mulai perempuan, seks, sains, sejarah, agama, spiritual, sosial, etnis, hingga politik. Perkembangan pilihan tema itu tentu tidak lepas dari hal-hal di luar masalah penulisan novel itu sendiri. Perkembangan itu tak lain dari risiko perkembangan pemikiran manusia saat ini yang semakin hari semakin spesifik.
Keinginan untuk memasukkan berbagai hal dalam novel ini dengan melihat perkembangan masalah dalam masyarakat mulai menarik perhatian dan penting untuk diperhatikan. Kecenderungan kontemporer ini antara lain direspons dalam novel d.I.a., Cinta dan Presiden karya Noorca M Massardi. Seorang budayawan, penulis, dan jurnalis kawakan.
Selasa, 28 September 2010
wanita penyapu jalan
Rusdijah ialah satu dari sekian banyak perempuan yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. "Saya sudah lima tahun kerja ini," ujar Rusdijah saat ditemui di Lapangan Banteng. Rusdijah mengaku, di bulan Ramadhan ini cukup sulit menjalani dua aktivitas sekaligus, berpuasa dan membersihkan lapangan. Namun hebatnya, ibu ini tetap menomorsatukan ibadah puasanya. "Capek, haus. Tapi bagaimana, puasa kan juga kewajiban," tuturnya.
Selain pengorbanannya yang total pada pekerjaannya itu, rupanya kisah hidup Rusdijah pun cukup memprihatinkan. "Waktu itu rumah saya kebakaran di Kwitang," ucap Ibu yang akrab disapa Ijah ini mengawali ceritanya. Usai insiden kebakaran yang menghanguskan rumah lengkap dengan seluruh perabotannya, Ijah pindah ke Citayam. "Nggak ada satu pun barang yang tersisa," ujarnya. Kebakaran itu, menurut dia, terjadi karena hubungan pendek arus listrik. Kebakaran itu cukup memilukan hatinya hingga kini.
Ternyata cobaan tak berhenti sampai disitu. Selang beberapa bulan ia dan keluarga pindah ke Citayam, suaminya pengidap darah tinggi terpeleset di kamar mandi. Tak lama, sang pencari nafkah itu pun dipanggil Sang Khaliq tuk selama-lamanya. "Masih sedih kalau ingat itu," katanya.
Dua cobaan sudah yang telah menimpa ibu pemilik empat anak lelaki dan satu anak perempuan ini. Tetapi, Ijah tidak menyerah sedikit pun. Ia bertekad untuk melanjutkan hidupnya kembali. Sedahsyat apa pun badai menghantam. "Meski susah, hidupkan harus dilanjutkan," ujarnya.
Ia pun memutuskan untuk menjadi petugas kebersihan. Anak-anaknya yang lain pun giat mencari kerja. Sayangnya, dua anaknya jarang pulang. Anak perempuan satu-satunya, Riska (12) pun tak tega melihat ibunya bekerja sendiri. "Riska minta izin mau jadi tukang koran," ungkapnya. Di lubuk hati Ijah, ia tak tega membiarkan anaknya yang waktu itu masih kelas IV SD untuk berjualan. "Ternyata Riska nggak nyerah. Dia bener-bener jadi tukang koran sama abangnya keempat," paparnya.
Di tengah morat-marit hidup Ijah dan keluarganya, ia pun harus menelan pil pahit lagi. Anaknya yang ketiga wafat karena sakit. "Lagi-lagi saya kehilangan," tuturnya memilukan. Ijah pun kembali bangkit. Anak perempuannya itu rupanya yang memberinya kekuatan untuk bertahan. "Riska yang buat saya kuat hadapi hidup. Dia nggak pernah nangis dikatain teman-temannya tukang koran," paparnya.
Ijah pun mengakui, ternyata putri bungsunya tersebut cerdas meski memiliki kenangan memilukan. "Dulu dia nggak mau masuk sekolah. Saya nggak tahu kenapa. Astaghfirullah, saya kesal, saya tampar dia," sesalnya. Ternyata, selang beberapa lama Riska mengakui ia tidak mau masuk sekolah lantaran takut dan trauma. "Ternyata, itu anak digertak sama kepala sekolahnya. Dikatain goblok dan bego. Ya Allah, nggak tau apa itu anak yatim," ujar Ijah.
Akhirnya, Ijah pun menyelidiki kenapa anaknya digertak dan dikatai dengan ucapan tak senonoh itu. "Waktu itu, anak saya ditanyain pas lagi jualan kenapa nggak sekolah. Anak saya keceplosan 'Biar sekolah gratis tapi kan bukunya bayar' gitu kata Riska. Eh, nggak lama itu sekolah didatangi orang DKI. Riska dianggap sumber tercemarnya nama sekolah. Dari situ saya dipaksa buat ngeluarin Riska dari sekolah," paparnya. Namun demikian, Riska tak sedih atau pun muram usai digertak kepala sekolah tersebut. Ia hanya mogok sekolah karena trauma.
Ijah kini hidup bahagia dengan putrinya yang kerap mengerjakan PR di kereta dan sering tertidur hingga Bojong karena saking lelahnya. "Riska tiap hari bangun pukul 04.00 pagi. Dia berangkat kan naik kereta. Dagang dulu, baru sekolah di SMPN 273 Tanah Abang. Pulang sekolah, dia dagang lagi. Uangnya nggak pernah dijajanin. Buat saya semua. Alhamdulilah, guru-gurunya bilang Riska pintar," tutupnya penuh haru.